BURUNG DERKUKU TERATAI UNGU
Jakarta dan Jogja...
Banyak terangkai kata...
Seperti burung parkit dan burung derkuku...
Dimana ada ranting...
Disitu burung hinggap...
Satu kisah rahasia...
Bergulat dalam untaian aksara...
Seperti ilalang dan teratai ungu...
Beradaptasi dalam bayang-bayang semu...
Karna kita berbeda...
Dunia kita hanyalah pada bayang-bayang...
Ya,, menari dalam bayang kegelapan...
Menikmati romansa yang ada...
Walau sejatinya ada jurang pemisah...
Tak pernah bertemu yang namanya cahaya terang...
Burung derkuku teratai ungu...
Lentera dalam mahligai rumah tangga...
Penjaga dua ksatria kecilmu...
Dengan kasih kau ajarkan arti hidup...
Dengan sayang kau ajarkan arti kebersamaan...
Dengan cinta kau ajarkan arti keluarga...
Harta yang paling indah adalah keluarga...
Jaga dan pertahankan mahligai rumah tangga...
Demi dua ksatria kecil...
Yang kelak akan menang dalam pertarungan hidup...
Ajarkanlah arti kesederhanaan dan indahnya berbagi...
Dua hal yang sangat berguna nan bermanfaat...
Ksatria kecil mu, burung derkuku teratai ungu...
Sabtu, 18 Oktober 2014
Jumat, 17 Oktober 2014
BUNGA MAWAR
BUNGA MAWAR
Bunga mawar...
Iya kamu, bunga mawar...
Melukis wajahmu laksana mengukir syair pada gunung...
Dengar suaramu laksana menyelami dalamnya samudera...
Siapa gerangan bunga mawar???
Mati penasaran aku dibuatnya...
Bunga mawar...
Ku ukir ku selami apa itu bunga mawar...
Sekedar ingin bersua...
Ahhh,,, itu hanya khayalan semu...
Tapi seolah-olah nyata...
Masih terekam jelas suara kemarin malam...
Suara lembut bunga mawar...
Bunga mawar...
Senyum simpulnya tak menaruh benci...
Aduhai sangat menggoda...
Sekedar kusapa dia...
Setangkai bunga mawar yang sangat mempesona...
Bunga mawar...
Kutitipkan rinduku pada sang merpati...
Ingin ku hadirkan pesona dalam nyata...
Untukmu...
Bunga mawar tercantik...
Bunga mawar...
Iya kamu, bunga mawar...
Melukis wajahmu laksana mengukir syair pada gunung...
Dengar suaramu laksana menyelami dalamnya samudera...
Siapa gerangan bunga mawar???
Mati penasaran aku dibuatnya...
Bunga mawar...
Ku ukir ku selami apa itu bunga mawar...
Sekedar ingin bersua...
Ahhh,,, itu hanya khayalan semu...
Tapi seolah-olah nyata...
Masih terekam jelas suara kemarin malam...
Suara lembut bunga mawar...
Bunga mawar...
Senyum simpulnya tak menaruh benci...
Aduhai sangat menggoda...
Sekedar kusapa dia...
Setangkai bunga mawar yang sangat mempesona...
Bunga mawar...
Kutitipkan rinduku pada sang merpati...
Ingin ku hadirkan pesona dalam nyata...
Untukmu...
Bunga mawar tercantik...
Sabtu, 11 Oktober 2014
APA YANG TAK PERNAH NAMPAK
APA YANG TAK PERNAH NAMPAK
Larut dalam tumpahan tinta diatas kertas lusuh...
Setia menanti apa itu arti...
Dan masih saja slalu asyik dengan bayangan dalam kegelapan...
Bayangan itu menari meliuk...
Sedang sang raga terduduk...
Bukan lagi akal sehat...
Ini hanya guyonan orang gila...
Bahkan lebih gila untuk menjadi seorang yang bangsat...
Bisakah kita tertawa saat ini juga???
Bisa,, tertawalah...
Sesuka hatimu...
Hahahahahahahahahahahahahahahahaaaaaaa...
Jatuh...
Menangis...
Lihat...
Ini dunia tanpa batas...
Tampakkan apa yang tak ingin kau tampakkan...
Rasakan apa yang tak ingin kau rasakan...
Lihatlah apa yang tak ingin kau lihat...
Dengarkan apa yang ingin kau dengarkan...
Begitu seterusnya...
Berlawanan...
Karna kita sudah gila...
Larut dalam tumpahan tinta diatas kertas lusuh...
Setia menanti apa itu arti...
Dan masih saja slalu asyik dengan bayangan dalam kegelapan...
Bayangan itu menari meliuk...
Sedang sang raga terduduk...
Bukan lagi akal sehat...
Ini hanya guyonan orang gila...
Bahkan lebih gila untuk menjadi seorang yang bangsat...
Bisakah kita tertawa saat ini juga???
Bisa,, tertawalah...
Sesuka hatimu...
Hahahahahahahahahahahahahahahahaaaaaaa...
Jatuh...
Menangis...
Lihat...
Ini dunia tanpa batas...
Tampakkan apa yang tak ingin kau tampakkan...
Rasakan apa yang tak ingin kau rasakan...
Lihatlah apa yang tak ingin kau lihat...
Dengarkan apa yang ingin kau dengarkan...
Begitu seterusnya...
Berlawanan...
Karna kita sudah gila...
Kamis, 09 Oktober 2014
NAMPAK TAPI TAK BERWUJUD
NAMPAK TAPI TAK BERWUJUD
Jangan mendengar wanita lewat apa yang dia ucapkan...
Tapi dengarlah dari apa yang dia tidak ucapkan...
Apapun yang kalian baca, yang kalian dengar,, itu bukan yang nyata...
Penampakan dibuat untuk menutupi yang tak tampak...
Orang bicara untuk menutupi apa yang ia bicarakan...
Orang menulis untuk memendam apa yang tidak ingin ia tulis...
Bukan keindahan yang harus tersaji...
Sepenggal cerita buat badai...
Bisikkaanlah padaku tentang kedustaan...
Agar aku mampu menulis apa itu kejujuran...
Yang nampak biarlah berlalu...
Pergi bersama Sang Bayu...
Sampai tiba saatnya aku tuliskan apa itu yang tidak nampak...
Dalam hening sang pena mulai menari...
Diatas kertas lusuh...
Dan kuungkap apa itu yang tidak pernah nampak...
Kamis, 02 Oktober 2014
SEPERCIK EMBUN PAGI 1 (Alm. Kawakib Enjank #4)
SEPERCIK EMBUN PAGI 1
Akal tidak akan ditutup kemampuan, ibarat minyak kasturi yang tidak mungkin disembunyikan keharuman
Perbuatan yang paling mudah adalah mencela, sedangkan pekerjaan yang paling sulit adalah memperbaiki diri, karena senantiasa ditinggalkan orang
Kalahkan musuh dengan perkataan yang lemah lembut, karena perkataan lemah lembut adalah anak kunci hati manusia. Kemarahan dan kekerasan tidak akan membawa kemengan.
Manusia akan merasa kaya kalau hatinya juga kaya. Yang menyenangkan hati adalah keyakinan mencukupkan yang sedikit. Hitunglah apa yang anda miliki, jangan menghitung hal-hal yang tidak anda punyai.
Orang yang tidak puas dengan yang sedikit niscaya ia tidak akan puas dengan yang banyak. Sebab dunia ini ibarat meminum air laut, walau seberapa banyak yang diminum tetap tidak akan habis.
Kebahagiaan adalah satu keadaan yang dirasa oleh manusia didalam dirinya yaitu ketenangan hati, kelapangan dada, kesehatan otak dan keselarasan perasaan.
Tenang menyebabkan otak lebih sehat daripada marah, karena marah akan menghilangkan setengah daripada kebijaksanaan.
Sabar adalah salah satu antara pekerjaan hati yang akan membawa seseorang kearah kebahagiaan sejati.
Bagaimanapun pintarnya seseorang, fikirannya tidak akan mencakup semua persoalan bertambah jelas pula dimana kelemahannya.
Kejayaan bukanlah hasil daripada usaha mendapatkan uang, tetapi mendapatkan uang adalah keputusan daripada satu kejayaan.
Satu jam yang digunakan untuk perencanaan sama nilainya dengan 4 jam yang digunakan untuk pelaksanaan.
Jangan terlalu membebani jiwa dengan kesungguhan hati, sebab jika hati terus dipaksakan dengan beban berat, maka ia akan menjadi buta.
Goresan Alm. Kawakib Enjank #4
Perbuatan yang paling mudah adalah mencela, sedangkan pekerjaan yang paling sulit adalah memperbaiki diri, karena senantiasa ditinggalkan orang
Kalahkan musuh dengan perkataan yang lemah lembut, karena perkataan lemah lembut adalah anak kunci hati manusia. Kemarahan dan kekerasan tidak akan membawa kemengan.
Manusia akan merasa kaya kalau hatinya juga kaya. Yang menyenangkan hati adalah keyakinan mencukupkan yang sedikit. Hitunglah apa yang anda miliki, jangan menghitung hal-hal yang tidak anda punyai.
Orang yang tidak puas dengan yang sedikit niscaya ia tidak akan puas dengan yang banyak. Sebab dunia ini ibarat meminum air laut, walau seberapa banyak yang diminum tetap tidak akan habis.
Kebahagiaan adalah satu keadaan yang dirasa oleh manusia didalam dirinya yaitu ketenangan hati, kelapangan dada, kesehatan otak dan keselarasan perasaan.
Tenang menyebabkan otak lebih sehat daripada marah, karena marah akan menghilangkan setengah daripada kebijaksanaan.
Sabar adalah salah satu antara pekerjaan hati yang akan membawa seseorang kearah kebahagiaan sejati.
Bagaimanapun pintarnya seseorang, fikirannya tidak akan mencakup semua persoalan bertambah jelas pula dimana kelemahannya.
Kejayaan bukanlah hasil daripada usaha mendapatkan uang, tetapi mendapatkan uang adalah keputusan daripada satu kejayaan.
Satu jam yang digunakan untuk perencanaan sama nilainya dengan 4 jam yang digunakan untuk pelaksanaan.
Jangan terlalu membebani jiwa dengan kesungguhan hati, sebab jika hati terus dipaksakan dengan beban berat, maka ia akan menjadi buta.
Goresan Alm. Kawakib Enjank #4
Langganan:
Komentar (Atom)