Jumat, 26 September 2014

BAYU DAN SURYA

BAYU DAN SURYA

Dewa Bayu pun masih menampakkan keagungannya..
Angin yang kian berhembus kencang,, mengucap perpisahan dengan Dewa Surya..
Batas antara daratan dan lautan..
Sang kusir "Aruna" pun dengan setia menghantar kepulangan Dewa Surya.. 
Dan aku masih saja terpaku di batas daratan..
Berusaha menelan senja..

Hingga Dewa Surya terlelap dalam tidurnya..
Raga masih berjuang melawan ganasnya Dewa Bayu..
Setiap jengkal yang ku lalui..
Slalu ku tepis dinginnya angin malam..
Ingin rasanya ku hancurkan khayangan panglawung..
Dimana Dewa Bayu bersemayam..




Tidak ada komentar: