Pelangi di Tengah Terik Sang Mentari
Kita berasal dari rasa gelisah yang sama..
Kau dan aku lahir dari kemuakan pada rasa bising..
Pada suara orang-orang yang berlari entah mengejar apa??
Kita cuma butuh tenang,, hening,, diam..
Setelah sekian rasa pahit yang kita lewati..
Kita mungkin salah posisi..
Tapi persetan dengan semua itu..
Antara koma dan titik..
Duduk berdampingan pada bidang keybord komputer..
Tapi makna yang diberi jauh berbeda..
Ya kita dekat tapi kenyataannya kita jauh..
Siapa yang menyangka??
Sebuah keinginan yang mungkin mustahil dicipta Tuhan..
Harapan yang tak kan pernah ada dalam cerita..
Aku hanya ingin melihat pelangi di tengah terik sang mentari..
Sampai kita benar-benar bersatu..
Tak lagi didunia raga..
Sampai kapan perahu rapuh ini berlabuh??
Melewati setiap ombak kehidupan..
Pada tiap-tiap malam..
Sampai kita tertidur lelap..
Hingga menemukan si Laela bergandengan tangan mesra dengan Qais kekasihnya..
Aaahhh,,,
Cinta yang mendalam..
Selalu muncul dalam hal-hal murah dan sederhana..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar